Profil PMI

PEMUDA MUSLIMIN INDONESIA

PENDAHULUAN

Didalam kehidupan berbangsa dan bernegara, pemuda merupakan komponen bangsa yang terpenting. Pemuda juga sebagai tulang punggung bangsa, karena kemajuan suatu bangsa dapat diukur atas kualitas pemudanya.

Pemuda Muslimin Indonesia yang didirikan pada tanggal 25 November 1928 adalah organisasi pemuda yang merupakan organisasi sayap dari Syarikat Islam Indonesia bersama dengan unsur pemuda lainnya telah berperan aktif didalam memperjuangkan Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 1945.

Bercerita tentang Pemuda Muslimin Indonesia – (Pemuda Muslim) sama halnya bercerita tentang Syarikat Islam Indonesia.Karena Pemuda Muslim merupakan organisasi sayap ditubuh SI-Indonesia. Syarikat Islam Indonesia adalah gerakan yang diawali dengan SDI pada tahun 1905. Mula-mula digerakkan oleh K.H. Samanhudi dan kawan-kawan yang berusaha membangun ekonomi rakyat, meningkatkan pendidikan, hidup lebih Islami, dan sadar perlu berjuang untuk merdeka membangun bangsa Indonesia yang mandiri dan maju. Kemudian diperkuat oleh HOS Cokroaminoto menjadi lebih luas dan lebih nyata sehingga mempunyai Program Asas sebagai Berikut :

  1. Persatuan Ummat. yakni bersatu tidak terjebak oleh perbedaan yang khilafiyyah dan furu’iyyah. Bersatu dengan berpegang teguh pada tali Allah, sesuai dengan Firman Allah SWT dalam Suroh ‘Ali ‘Imron, ayat 103.
    “ dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai,”
  2. Kemerdekaan Ummat atau kemerdekaan Nasional, dimana sebagai sebuah bangsa harus berkuasa atas negeri tumpah darah ini dengan Sunnatullah yang sesuai dalam Firman Allah Suroh Ar ro’du, ayat 11 dan An Nur, ayat 55.
    “…..Sesungguhnya Allah tidak merobah Keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, Maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia”.
    “ dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh- sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan aku. dan Barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, Maka mereka Itulah orang-orang yang fasik”.

SEJARAH RINGKAS SYARIKAT ISLAM

Latar Belakang Berdirinya SDI

Serikat Dagang Islam adalah perkumpulan para pedagang Islam yang didirikan oleh Almarhum H. Samanhudi, di Kota Solo, Surakarta, pada tanggal 16 Oktober 1905. Inisiatif mempelopori, sampai kepada mendirikan perkumpulan ini dilatarbelakangi oleh keinginan yang luhur yang berlandaskan Al Qur’an dan Sunnah Rasulullah SAW bahwa perlunya persatuan dari para pedagang Islam. Realita yang terjadi saat itu membuktikan,  persaingan yang sangat ketat antara pedagang pribumi ( Indonesia ) dengan pedagang China. Dimana para pedagang China dengan modal yang besar dan dukungan dari para penguasa Belanda serta kerjasama yang begitu rapi menghantarkan mereka kepada kemajuan dan kesuksesan. Bahkan pedagang China selalunya bersikap angkuh kepada pedagang pribumi, karena pedagang China merasa kedudukan mereka yang lebih terpandang dan tinggi di mata Pemerintah Hindia Belanda. Sedangkan pedagang pribumi, dengan modal yang kecil ditambah lagi sikap dan perlakuan penguasa Belanda yang senantiasa menekan mereka, mengakibatkan kedudukan mereka menjadi lemah dalam persaingan dengan pedagang China.

Tekanan ekonomi, tuntutan hidup serta ketidak amanan sering menyelimuti kehidupan para pedagang pribumi, sehingga para pedagang pribumi yang nota benenya banyak beragama Islam sadar akan pentingnya pembinaan, kerjasama dan persatuan ummat. Menyadari hal tersebut dan dengan pendekatan-pendekatan Agama seperti pengajian, ramah tamah dan musyawarah, maka H. Samanhudi mendirikan perkumpulan Serikat Dagang Islam ini sebagai sebuah jawaban atas persoalan-persoalan yang tengah terjadi. Tidak hanya sampai disitu, masyarakat juga antusian terhadap solusi yang dipelopori H. Samanhudi. Mereka pun mendirikan perkumpulan ini di kota-kota lainnya. Tahun 1909, Raden Mas Tirtoadisuryo, ikut pula mendirikannya di Kota Bandung dan Jakarta, dan pada tahun 1911, untuk daerah Bogor didirikan oleh H. Syeikh Ahmad Badjened.

Dari SDI Menjadi SI

Ternyata, pengaruh SDI mendapat sambutan yang baik oleh masyarakat pedagang. Apresiasi yang baik ini dan semangat juang yang luhur, menghantarkan para pedagang ke arah yang lebih baik dan aman sesuai dengan cita-cita kemanusiaan. Pada tanggal 12 Mei 1912,  para tokoh dan pimpinan SDI berkunjung ke Kota Surabaya untuk mengajak HOS Cokroaminto bergabung merapatkan barisan perjuangan. Hos Cokroaminoto adalah seorang tokoh terkemuka Indonesia yang juga sahabat dekat H. Samanhudi. Konsolidasi ini bersambut baik oleh Hos Cokroaminoto dan menyatakan dirinya bergabung dalam perjuangan luhur.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s